Pembukaan Japan Cash Machine Co Ltd (JCM), yang memimpin di bidang teknologi permainan, telah berhasil mengambil alih bisnis pembuatan dan penjualan mesin daur ulang serta pengeluaran uang kertas kecil dan menengah dari Fujitsu Frontech Ltd. Ini mengintegrasikan perangkat keras komersial baru ke dalam portofolio JCM. JCM, yang juga dikenal sebagai JCM Global, memulai operasional bisnis yang baru diperoleh ini sejak 1 Juli.
Rincian Akuisisi
Dalam sebuah pernyataan resmi pada hari Rabu, JCM mengungkapkan bahwa transaksi tersebut telah rampung dan mereka telah mulai mengoperasikannya. Pengumuman awal mengenai akuisisi ini terjadi pada bulan Maret ketika perusahaan menyebutkan bahwa bisnis ini menghasilkan pendapatan sebesar JPY7,14 miliar (US$43,9 juta) dalam periode 12 bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025. Nilai awal akuisisi saat pertama kali diumumkan adalah JPY500 juta. Informasi terbaru menegaskan bahwa JCM kini sepenuhnya mengendalikan bisnis tersebut dan sedang memasukkannya ke dalam sistem operasional mereka.
Visi Jangka Menengah JCM
Menurut JCM, kesepakatan ini sejalan dengan visi jangka menengah mereka, JCM Global Vision 2032, yang berfokus pada ekspansi lebih lanjut dalam usaha komersial global. Akuisisi ini merupakan langkah strategis penting dalam rencana tersebut.
Strategi Memperluas Jangkauan
Berkenaan dengan alasan di balik akuisisi ini, JCM mengemukakan bahwa hal tersebut adalah langkah untuk memperkuat posisi mereka di pasar komersial dengan memperluas basis pelanggan serta ragam produk mereka. Selain itu, mereka merencanakan penggunaan jaringan penjualan global untuk menciptakan peluang bisnis baru. Strategi ini menunjukkan niat perusahaan untuk memperluas bisnis melebihi perangkat keras yang spesifik untuk permainan.
Ragam Produk JCM
JCM, yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo, saat ini menghasilkan mesin pengenal uang kertas dan penanganan mata uang, termasuk printer untuk mesin permainan kasino dan perangkat terkait lainnya. Usaha baru ini menambah dimensi segmen perangkat keras komersial mereka seiring dengan upaya memperluas pasar. Pernyataan dari perusahaan menunjukkan bahwa transaksi ini bertujuan untuk mendukung diversifikasi produk dan memperluas jangkauan pelanggan.
Keuangan Terkini
Laporan terbaru JCM Global menunjukkan bahwa perusahaan tetap menguntungkan meskipun mengalami penurunan penjualan. Sepanjang tahun keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026, JCM mencatat laba bersih lebih dari JPY4,69 miliar dengan penjualan bersih JPY31,56 miliar, yang mengalami penurunan 16,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini dirilis pada bulan Mei bersamaan dengan perubahan kebijakan dividen yang baru, di mana perusahaan menargetkan rasio pembayaran dividen konsolidasi 50 persen atau lebih. Kombinasi dari penurunan penjualan, keberlanjutan profitabilitas, dan kerangka kerja dividen yang telah direvisi memberikan konteks untuk akuisisi yang baru ini.
Arah Bisnis Lebih Luas
Dengan mengakuisisi Fujitsu Frontech, JCM mendapatkan akses lebih luas ke pasar komersial. Ini adalah langkah signifikan bagi perusahaan dalam memperkuat posisinya secara global dan memperluas kemampuan mereka dalam menawarkan solusi perangkat keras yang inovatif dan efisien.